Aksi Jumat Manis di Danau Ranu Grati: 2.500 Liter Eco Enzyme Dituangkan, Wujud Nyata Peduli Lingkungan

  • Apr 25, 2026
  • Admin Cyber
  • WILAYAH KECAMATAN GRATI
Pasuruan — Jumat, 24 April 2026 yang bertepatan dengan Jumat Manis menjadi momentum penuh makna di Danau Ranu Grati. Keindahan danau yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Pasuruan itu menjadi latar kegiatan sosial peduli lingkungan yang digagas oleh Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Pasuruan.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 2.500 liter eco enzyme dituangkan ke perairan danau sebagai upaya memperbaiki kualitas air serta menjaga keseimbangan ekosistem. Kegiatan berlangsung sejak pagi hari dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan hingga pelajar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Mas Zaini yang turut serta bersama para siswa dari SMP Negeri 1 Grati. Rangkaian acara diawali dengan prosesi simbolis penuangan eco enzyme di tepi danau oleh Mas Zaini, yang kemudian diikuti oleh relawan RDEE dan para siswa dengan penuh semangat.
Tak hanya bersifat seremonial, Mas Zaini juga turun langsung ke tengah danau menggunakan perahu nelayan setempat untuk menjangkau area perairan yang lebih luas. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Salah satu pengurus RDEE Pasuruan, Abu Hasan, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran perwakilan legislatif dalam kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa selama ini aksi serupa lebih banyak dilakukan secara swadaya oleh komunitas.

 
“Alhamdulillah, kegiatan kali ini dihadiri oleh Mas Zaini selaku Wakil Ketua DPRD. Selama ini aksi tuang eco enzyme di Danau Ranu Grati dilakukan secara mandiri oleh komunitas RDEE,” ujarnya.
Ia berharap ke depan kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan dukungan lebih luas dari pemerintah, baik dalam bentuk fasilitas maupun kebijakan yang berpihak pada pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Mas Zaini menyampaikan apresiasi atas konsistensi para relawan. Menurutnya, aksi sederhana seperti penuangan eco enzyme akan memberikan dampak positif jika dilakukan secara berkelanjutan.
“Danau Ranu Grati memiliki potensi besar, baik dari sisi keindahan maupun ekonomi bagi para nelayan. Harapan saya, kegiatan ini bisa menjaga ekosistem ikan dan mengurangi pencemaran limbah,” ungkapnya.
Di sisi lain, aksi serupa juga dilakukan dalam kegiatan bertajuk “Sedekah Eco Enzyme” yang melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Kegiatan ini didukung oleh Yayasan Sukun Tujuh Delapan bersama sekitar 60 kolaborator, termasuk warga lokal, petani karamba, akademisi dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, serta sejumlah perusahaan melalui program CSR.


Menurut Dr. Abu Amar Bustomi, eco enzyme memiliki banyak manfaat bagi perairan, seperti mengurai amoniak dan polutan, meningkatkan plankton sebagai pakan alami, serta menjaga kelestarian ikan khas Ranu Grati seperti ikan lempuk.
Ia menegaskan bahwa upaya ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Untuk hasil maksimal, dibutuhkan sekitar 15.500 liter eco enzyme setiap bulan selama 1–2 tahun ke depan.
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari gotong royong berbagai pihak, demi menjaga keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar danau.